Dear Jodohku …..
Kepada :
Jodohku di Masa Depan
Assalamualaikum…Dear jodohku…..Apa kabar?
Semoga selalu dalam dekapan kasih sayang
Allah swt yah…amien…
Dear…Sebelumnya aku tak pernah mengira
pertemuan singkat itu akan berakhir indah
seperti sekarang ini. Ya….waktu kita bertemu di
tempat itu…. Waktu kau bahkan tak menyapaku
sedikitpun. Kau hanya memasang tampang lugu,
sambil tertunduk malu entah kenapa.. yang baru ku tau sekarang bahwa pada saat itu kau sedang
melakukan “ghaddal bashar” yang kau
lakukan untuk menjaga pandanganmu dari yang
tidak seharusnya kau pandang.
Dear… tahukah kamu?? Bahwa sebelum bertemu
denganmu pernah ada sebuah nama yang
tertulis di sudut hatiku, nama itu mendekam
lama di dasar hati, dan terperangkap tanpa bisa
menyeruak keluar dari hatiku. Namun begitu
engkau datang, namanya sirna tanpa sisa, hilang tak berbekas dan tergantikan oleh
namamu…ya….namamu…hanya namamu..
Dear…tahukah engkau bahwa sejak kecil aku
selalu memimpikan jodohku nanti adalah
pangeran tampan yang baik hati dan romantic di
kisah cinderela…pangeran tampan yang
memberiku sekuntum mawar atau sebatang
cokelat…. pangeran tampan yang mengajakku berdansa dengan indahnya…pangeran tampan
yang menuntunku masuk ke dalam mobil
mewahnya dan mengajakku berkeliling
dunia….pangeran tampan yang membawaku
tinggal di istananya yang megah nan luar biasa…
Tapi…tahukah engkau bahwa setelah aku
bertemu dengan engkau, tak pernah lagi aku
terbuai mimpi indah masa kecilku..yang aku tau
setelah bertemu denganmu, tak perlulah
pangeran tampan, cukuplah engkau..pria
berwajah teduh, menyejukkan dan bersinar karna selalu kau sirami dengan percikan air
wudhu yang suci.., tak perlulah pangeran
tampan yang memberiku setangkai mawar
merah atau sebatang cokelat, cukuplah engkau
yang selalu memberiku seulas senyum nan tulus
di setiap kali aku memandang wajahmu, tak perlulah pangeran tampan yang mengajakku
berdansa mesra…cukuplah engkau yang selalu
lembut melingkarkan tanganmu ke tubuhku
ketika aku tengah memasak, mengecupku,
menggodaku dan kemudian dengan begitu
ringan tangan dan tak malu malu membantuku menyiapkan bahan masakan untuk makan
malam kita…tak perlulah pangeran tampan yang
menuntunku ke dalam mobil mewahnya,
cukuplah engkau yang dengan semangat
mengajakku berjalan kaki sambil berlari lari
kecil di alun alun setiap akhir pekan, dan menggendongku dengan sekuat tenaga ketika
aku nampak pucat keletihan tanpa
mempedulikan keringatmu bercucuran karna
itu…tak perlulah pangeran tampan yang
membawaku tinggal di istana yang
megah..cukuplah engkau membawaku ke rumah mungil penuh cinta yang selalu kita hiasi dengan
nada nada syahdu dari suara kita yang tengah
menyenandungkan ayat ayat
cintaNya…,,bersahutan dengan suara bayi
kembar kita nan tampan laksana yusuf dan nan
cantik dengan pipi bersemu merah jambu laksana khumaira….
Dear….denganmu,…tak perlulah..aku menuntut
engkau menjadi sesempurna pria idaman yang
ku inginkan dahulu…cukuplah aku menerimamu
dengan apa adanya dirimu yang luar biasa
bagiku….
“ When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause you’re amazing
Just the way you are”
-Bruno Mars-
Dear…denganmu…tak perlulah engkau menjadi
seperti pangeran tampan dalam taman
impianku….karna aku juga bukan cinderela…
karna kamu adalah kamu…karna aku adalah
aku…maka cukuplah kita adalah kita..
Demikian surat ini kusampaikan dengan penuh
cinta, cintaku kepadamu. cinta suci yang
merupakan anugerah tiada terkira dari Sang
Maha Pecinta…
Ana Uhibbuka Fillah Yaa Habibi….
Wassalamualaikum..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar