Aku bercerita panjang lebar tentang ksmu pada sahabat-sahabatku. Mereka sangat tertarik mendengarnya. Mereka ingin melihat wajahmu, sampai-sampai mereka berkunjung ke rumahku.
Sepulang sekolah kami akan belajar kelompok di rumahku. Tepat sekali, hari ini adalah hari Jum'at kami pulang lebih cepat dari biasanya. Begitu sampai di rumah, kami langsung menata buku-buku di lantai, seperti karpet dari buku. Banyak dan berserakan.
Beberapa menit kami beradu agrumentasi tentang materi yang telah kami terima, konsentrasi kami buyar oleh suara orang yang berjalan. Tidak satu, dua, atau tiga.. tapi banyak. Suaranya seperti ini... Srek..Srekk.. Srekk!!
Salah seorang temanu mengatakan, "Waktunya orang pulang jum'atan!"
Teringat akan seseorang, segera aku menengok ke arah pintu yang memang dari tadi terbuka. Tarrraaaaaa ......!!!!
"Mas Alim!" kataku pelan sambil tersenyum lebar.
"yang mana mel??"
"iya yang mana???" tanya teman-temanku berebut.
Aku menengok ke arah teman-temanku dengan mata berbinar-binar, "yang pakai baju koko biru, sarung kotak-kotak putih dan peci putih."
Tanpa perintah, mereka langsung berlari keluar untuk melihat bagaimana wajah si pembawa kedamaian. Aku meneriaki mereka dari dalam, "jangan di panggil lo! Awas kalian!"
"benar, orangnya terlihat alim" kata salah seorang temanku.
"Ganteng lagi, mel."
"Hidungnya mancung. Pas.."
"pas apanya ??" sambungku
"pas sama wajahnya. hehehe"
"Tapi orangnya ngga tinggi-tinggi banget"
"iya sih, tapi segitu juga sudah bagus" kataku tak mau mengalah.
Setelah acara pengenalan yang sangat aneh itu, mereka tak henti-henti menggodaiku. Sesekali aku mengelak kemudian tersenyum lebar.
"Hah.... lega sekali hatiku! Melihatmu di tengah terik mentari cukup membuatku merasa sejuk. Kau memang si pembawa kedamaian. " ucapku dalam hati.
Ini kali pertama teman-temanku melihatmu. Pendapat mereka baik tentangmu. Pengagummu bertambah, tak hanya aku tapi juga teman-temanku, mas.
(*teruntuk kamu mas yang aku kagumi: Hatiku selalu berdetak kencang saat melihatmu lewat di depan rumahku atu saat ita bertemu di suatu tempat. ~ Mas Alim ~*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar